Mulai Menulis Lagi
Seorang penyair tidak akan menulis bait-bait syair ketika tak ada gundah di hatinya. Musisi kritis model Iwan Fals juga tidak akan berkarya jika tak ada gulana dalam sanubari. Tidak ada balur cat di tubuh kanvas pelukis jika dia sudah mati rasa terhadap keadaan sekelilingnya. Kepekaanlah yang menuntun seorang mencipta karya. Dan, saya merasa semenjak tidak bekerja lagi sebagai wartawan, kepekaan saya menjadi surut ke belakang. Akhir-akhir ini saya merasa berdosa saat menengok rumah lama yang satu ini. Sama sekali tidak pernah saya sentuh sejak September 2008. Genap lima bulan berlalu, tak ada pembenahan apapun pada bangunan maya ini. Banyak kawan bertanya kenapa tidak ada posting apapun di blog ini. Lama-lama saya merasa risih juga, terlebih ketika membaca tulisan saya sendiri Mandul Setelah Menikah . Sejak menikah usai Lebaran kemarin, memang saya sangat jarang menulis untuk blog. Pernikahan memang membawa konsekuensi panjang. Awalnya adalah urusan teknis pernikahan seperti surat-sura...