Iklan dan Akuntabilitas
Akhir-akhir ini, layar televisi sering menayangkan iklan layanan masyarakat yang dibuat oleh Depdiknas. Iklan yang salah satunya memunculkan Bu Mus—tokoh utama film Laskar Pelangi —itu mengabarkan tentang adanya sekolah gratis alias tanpa biaya. Bahasa iklan memang biasa: selalu bombastis, provokatif dan lebih sering tidak sesuai dengan kenyataan. Di sana lebih banyak dihembuskan angin surga. Terlepas dari motif politis, banyak orangtua yang berbinar matanya tiap iklan itu ditayangkan. Meski begitu, semua orangtua sudah tahu di mayoritas sekolah, bayaran selalu ditarik. Benar bahwa ada komponen pembiayaan yang tidak perlu dibayar orangtua murid, seperti buku pelajaran dan uang peralatan fisik. Namun sekolah ternyata masih kekurangan biaya. Untuk menutupi kekurangan, beberapa berinisiatif menjemput sumbangan orangtua murid secara sukarela, ada juga yang mewajibkan jumlah pungutan tertentu. Bahkan ada yang membuka lini bisnis dan pengembangan usaha kreatif untuk menambah pembiayaan. Tida...