Posts

Showing posts from June, 2009

Iklan dan Akuntabilitas

Akhir-akhir ini, layar televisi sering menayangkan iklan layanan masyarakat yang dibuat oleh Depdiknas. Iklan yang salah satunya memunculkan Bu Mus—tokoh utama film Laskar Pelangi —itu mengabarkan tentang adanya sekolah gratis alias tanpa biaya. Bahasa iklan memang biasa: selalu bombastis, provokatif dan lebih sering tidak sesuai dengan kenyataan. Di sana lebih banyak dihembuskan angin surga. Terlepas dari motif politis, banyak orangtua yang berbinar matanya tiap iklan itu ditayangkan. Meski begitu, semua orangtua sudah tahu di mayoritas sekolah, bayaran selalu ditarik. Benar bahwa ada komponen pembiayaan yang tidak perlu dibayar orangtua murid, seperti buku pelajaran dan uang peralatan fisik. Namun sekolah ternyata masih kekurangan biaya. Untuk menutupi kekurangan, beberapa berinisiatif menjemput sumbangan orangtua murid secara sukarela, ada juga yang mewajibkan jumlah pungutan tertentu. Bahkan ada yang membuka lini bisnis dan pengembangan usaha kreatif untuk menambah pembiayaan. Tida...

Jangan Lagi Salah Anggaran

Amin Sudarsono Pegiat PATTIRO Jakarta Jumlah Alokasi Dana Khusus (DAK) untuk pendidikan yang sifatnya untuk perbaikan fisik sekolah pada 2009 sudah mencapai angka Rp 9,3 triliun. Namun, mengapa di televisi, koran dan media lainnya masih saja diberitakan banyak sekolah yang ambruk atau keropos bangunannya. Pertanyaan itu wajar muncul ke permukaan karena antara jumlah angka dengan result tidak berimbang. Ada yang salah di sini. Rencananya, berdasar Rencana Kerja Pemerintah (RKP), dalam APBN 2010, total anggaran pendidikan akan mencapai Rp 195,636 triliun atau rasionya 20 persen dari total alokasi belanja negara yang jumlahnya sekitar Rp 330 triliun. Porsi anggaran pendidikan 2010 itu berarti turun hingga Rp 11,777 triliun dibandingkan dengan tahun 2009, seiring dengan berkurangnya belanja pemerintah. Pada 2009 pemerintah pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 207,413 triliun atau 21 persen dari total alokasi belanja negara yang besarnya Rp 333,5 triliun. Meski turun jum...