"Nanti Kekurangan Mahar Adik Tutupi"
Anda tahu seorang satpam atau penjaga malam sebuah kantor? Saya sering bertemu dengan berbagai tipe tukang jaga malam. Ada yang galak, suka menggertak, ada yang ramah tapi perlu recehan, ada juga yang sudah memahami cara melayani tamu dengan baik. Tapi, saya baru menemui seorang tukang jaga malam yang sholehnya minta ampun. Tilawahnya selalu terdengar di belakang meja resepsionis, setiap jam sholat selalu bergegas mengambil air wudhu. Sholat sunnahnya tidak ketinggalan, dan mulutnya selalu berkomat-kamit melafal dzikir sembari matanya mengawasi pintu masuk kantor serta tamu yang lalu lalang. Selain itu profesionalitasnya teruji saat menerima telefon. Salam hangat diikuti menyebut institusi kantornya, lalu bertanya lembut, ini dengan bapak siapa? Begitu juga saat ada tamu yang datang--baik mengajukan proposal penawaran, permohonan bantuan, atau sekedar pengemis yang mampir. Dipersilakan duduk, disuguhi minuman segar. Kawan saya itu bernama Riduan. Panggilan sehari-hari adalah Riduan. Ta...