BJMP Kami
Hal ini juga berkaitan dengan jadwal hidup. Kepadatan jadwal kerja, sering menjadi alasan untuk tidak menulis. Padahal menulis adalah saat dimana kelelahan fisik dan mental bertumpuk, lalu curahan sepenuhnya terarah pada tusts keyboard. Media pelampiasan paling privat adalah tulisan. Tidak ada yang akan menginterupsi anda selagi anda menulis di kesendirian. Kemarahan, kegelisahan, kerinduan, dan cinta akan sangat lancar tertuangkan. Bahkan kebuntuan ide seperti yang sedang saya alami sekarang ini.
Sekali lagi, saya teringat adegan William Forrester saat menceramahi Jamal Wallace dalam film Finding Forrester. Si kakek tua itu mengetukkan jarinya teramat kuat di atas mesin ketik tuanya. Berkeretak, membentuk irama aneh di telinga. "Ayo lakukan!" teriaknya kepada anak muda negro yang terbengong di depannya. "Apa yang harus dilakukan?" tanya Jamal. "Menulis." jawab Forrester, "menulislah dahulu, jangan berfikir!", pungkasnya.
***
Satu bulan ini adalah masa paling tidak produktif. Diskusi kami menjadi wacana belaka. Semangat kata tanpa aksi. Kesibukan menjadi alasan lagi. Saya sangat memaklumi kawan-kawan BJMP yang juga bergiat di BEM, organ ekstra kampus dan berbagai UKM. Saya sangat melumrahi itu. Tapi, ini juga harus diperbaiki. Lalu evaluasi kami lakukan sore tadi. Seluruh aktivis BJMP berkumpul, menyerahkan sebuah draft yang disebut "Surat Komitmen".
Saya terbengong, demikian seriuskah kawan-kawan? Syukurlah, batin saya, kegelisahan akan tidak produktifnya kami, menjadi sebuah perasaan kolektif. Ketika sebuah masalah dirasakan oleh seluruh elemen dalam kelompok tersebut, niscaya penyelesaian dan kreativitas baru akan muncul. Setidaknya kami berada dalam frekuensi perasaan yang sama. Baik kepemilikan, tanggungjawab memajukan, dan kesediaan berkorban untuk komunitas ini.
Terimakasih kawan-kawan, masih bersedia menghidupkan sebuah komunitas penulis. Menulis adalah tugas peradaban. Yang membedakan peradaban dan tidak adalah tulisan. Karena itu zaman yang tak terdefinisi, disebut sebagai zaman pra-sejarah.[]
Tolong beri izin saya, untuk mengambil tulisan ini, buat dijadikan profil bulan maret. Tapi sebagai bahan perbandingan saja.
ReplyDelete